KASET – KASET TUA ITU

Minggu lalu sehabis jum’atan, iseng saya menyambangi jejeran pedagang kaki lima yang menjajakan jualannya disekitar masjid tempat saya menunaikan sholat. Gak ada niat belanja sih sebenarnya. Sekedar melewatkan waktu sembari menunggu seorang teman yang rencananya datang menjemput, kegiatan spontan itupun menjadi pilihan.

Salah satu lapak yang menarik perhatian saya adalah milik seorang bapak usia 50 an tahun yang dipenuhi tumpukan kaset pita yang sebagian sudah kelihatan usang dan berdebu. Ada yang tersusun rapi pada sebuah rak berukuran sekitar satu meter persegi, tapi beberapa diantaranya dibiarkan berserakan begitu saja. Ada juga yang ditempatkan dalam display berbentuk kotak kaca.

Pak Dadang, sang pemilik lapak, sengaja memilah kaset yang masih kerap dicari orang dirak yang terletak dibelakang punggungnya. Sementara yang ia simpan pada sebuah display, bisa dibilang kaset pita kelas premium. Menurut Pak Dadang, yang ditaruh dikotak itu, biasanya album yang sangat populer di eranya.

Pelanggan Pak Dadang mungkin tak akan memutar kaset itu lagi karena alat pemutarnya memang sudah sangat langka. Pun, versi digitalnya banyak yang sudah tersedia di pasaran. Kalaupun ada yang rela morogoh kocek demi kaset tua itu, bisa jadi karena faktor sejarah atau mungkin kenangan tertentu yang menyertai kaset yang dibeli.

Sayapun melewatkan waktu beberapa menit membolak-balik beberapa sampul kaset yang diantaranya ternyata masih cukup saya kenal lagu-lagunya. Ada album milik Base Jam, Rida Sita Dewi, GIGI dan beberapa Band luar negeri semacam Def Leppard, OASIS dan kelompok musik favorit saya Guns N Roses. Aktivitas yang sejenak membawa ingatan saya ke masa dimana mendengar lagu lewat walkman atau tape deck menjadi salah satu pilihan hiburan paling yahud.

Beberapa kelompok musik yang sempat saya lihat kasetnya, memang masih eksis sampai sekarang. Dewa 19 misalnya yang telah berubah nama menjadi DEWA atau GIGI yang beberapa lagunya masih disenangi oleh Anak Baru Gede. Tapi kok seperti baru kemarin ya kita melihat benda-benda itu berjejer rapi di etalase toko-toko kaset dan sekarang sudah berserakan seperti barang tak bernilai.

Anak-anak atau ponakan kita sekarang, Pasti tak banyak yang tau dengan wujud kaset yang mungkin banyak mewarnai perjalanan hidup kita di tahun 80 an itu. Media pemutar musik digital tentulah lebih akrab dengan keseharian mereka. Padahal untuk kita yang pada tahun 80 sampai 90 an berusia remaja atau sedang getol-getolnya mendengarkan lagu, benda-benda itu lho yang nemenin kita jatuh cinta, pacaran, dan menghibur kita saat putus🙂

Bahkan, CD Player yang terasa baru kemarin sore ikut menemani hari—hari kita, keberadaannyapun mulai jarang ditemui. Digitaalisasi membuat beberapa benda yang dulu masih bisa kita lihat dalam bentuk fisik, tiba-tiba menjadi barang langka. Akhirnya, waktu seperti berlalu begitu cepat.

kaset tua

Kadang-kadang kita tak sadar, cepat atau lambat, segala sesuatu akan menjadi kenangan. Benda, peristiwa dan kita manusia, disuatu waktu akan menjadi bagian dari masa lalu. Dimasa itu mungkin kita hanya menjadi seonggok kenangan seperti kaset tua yang berserakan dilapak Pak Dadang itu, atau kita bisa mendapat tempat dihati dan benak orang, tergantung bagaimana kita berlaku dimasa kini. Kita dimasa depan adalah apa yang kita perbuat hari ini, begitu kira-kira…

2 thoughts on “KASET – KASET TUA ITU

  1. Suka baca closingannya…
    “Dimasa itu mungkin kita hanya menjadi seonggok kenangan seperti kaset tua yang berserakan dilapak Pak Dadang itu, atau kita bisa mendapat tempat dihati dan benak orang, tergantung bagaimana kita berlaku dimasa kini. Kita dimasa depan adalah apa yang kita perbuat hari ini…”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s