Apa salah Angel Lelga ?

Angel-Lelga-4Saya tak sempat menyaksikan episode Mata Najwa di Metro TV yang menghadirkan Angel Lelga sebagai narasumber. Heboh soal bagaimana caleg dari PPP itu kelabakan menjawab pertanyaan Najwa Shihab, saya baru dapati dari beberapa postingan teman di social media. Termasuk berita soal Suryadarma Ali, “bos” Angle Elga yang menuding Metro TV, khususnya Najwa, telah berbuat dzalim terhadap perempuan berparas ayu itu.

Lontaran kata-kata  yang justru menjadi bumerang dan membuat sang Menteri Agama tersebut jadi bulan-bulanan publik. Sebagian besar komentar menganggap Suyadarma Ali terlalu berlebihan membela kadernya.

Saya tak ingin menyalahkan siapa-siapa. Tapi sebagai mantan mahasiswa komunikasi dan pernah bergelut dalam dunia penyiaran meskipun bukan dalam mediun audio visual ( televisi ), hati saya sedikit tergelitik dengan peristiwa yang dalam beberapa hari ini masih menjadi perbincangan banyak kalangan. Tayangan ulang di Youtube dari perbincangan itu telah ditonton sebanyak lebih dari satu juta tigaratus kali. Termasuk saya🙂

Jika tujuan Najwa adalah menelanjangi Angel Lelga dan memberi pesan ke masyarakat betapa rekruitmen calon anggota legislatif yang teramat serampangan, maka Metro TV sukses menunaikan misinya. Namun dalam perspektif sebuah acara televisi berbentuk “Talk” dan “Show”, saya pikir Metro tak bisa dikatakan benar-benar berhasil. Sepemahaman saya, ada sebuah etika antara narasumber dan pewawancara yang semestinya dikedepankan. Narasumber dan pewawancara adalah dua komponen yang semestinya berkolaborasi, seiring sejalan menghadirkan perbincangan yang baik dan menarik.

Show sejatinya memberi inspirasi dan khasana baru dalam alam berpikir penonton atau pendengar. Oke, mungkin cakrawala publik semakin terbuka untuk selektif memilih calon wakil mereka. Tapi jika pemahaman baru itu didapatkan dari sebuah aksi menelanjangi jika tidak bisa disebut mengolok-olok narasumber, mungkin tidaklah terlalu elegan apalagi disebut menarik. Lalu apa bedanya dengan Olga yang mengolok-olok ( maaf ) bibir Omas.

Saya tidak terlalu yakin jika Najwa ( atau mungkin produsernya ) tidak benar-benar tau mana pertanyaan yang cocok atau mampu di jawab oleh Angel Lelga. Pertanyaan soal keterkaitan Islam dan negara adalah pertanyaan yang menurut saya teramat filosofi. Bahkan mungkin seorang akademisi pun butuh berpikir beberapa saat untuk merangkai jawaban. Pertanyaan kritisnya, apa semua caleg harus bisa menjawab itu baru kemudian bisa disebut kapabel ?.

Pola rekruitmen caleg oleh partai yang terkesan pragmatis adalah kesalahan kita dalam berpolitik. Lebih tepatnya kesalahan partai yang cenderung menjadikan partai politik itu sebagai tunggangan mencapai tujuan kelompok lalu membenarkan berbagai macam cara untuk mecapai kemenangan politik. Cara kita berpolitik memang masih sangat prosedural. Tidak subtantif. Mungkin itu yang ingin di tunjukkan Metro TV. Dan lalu Angle Lelga lah sosok yang tepat ditampilkan untuk mewakili kondisi itu.

Untuk sebuah “show”, dia beken, dia cantik dan yang terakhir, Metro TV memastikan dia bisa di telanjangi karena pemahaman politiknya yang masih sangat minim. Jadi menurut saya, kejadian tersebut adalah “kecelakaan” atau “cacat” dalam sebuah program acara yang sudah dirancang dari awal. Tidak terlalu naif kalau saya bilang, status artis, kecantikan dan sekaligus ( sekali lagi maaf ) kebodohan sang narasumber telah di ekploitasi dalam hal ini.

Metro TV tau betul ketimpangan antara intelegensia Najwa dan Angel Lelga. Ketimpangan itu yang kemudian dikemas dalam sebuah program “talk” bertujuan “show”. Mempertontonkan aksi menelanjangi, membuka kebodohan orang secara vulgar di depan jutaan pasang mata. Dan menurut saya, ini yang tidak terlalu elok…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s