IRA 2012, nothing but the radio on

Syukur Alhamdulillah.. Setelah berbulan – bulan berkutat dengan berbagai macam persiapan, Indonesian Radio Awards 2012 sukses digelar di Erasmus Huis, Kantor Kedutaan Besar Belanda di Kuningan, Jakarta.

Sebagai Project Officer dari event tahunan tersebut yang ditunjuk setelah mengalahkan ratusan kandidat lain ( lebay🙂 ), tentu saja saya bangga. Bukan saja karena acara tersebut berjalan dengan baik dan dihadiri oleh banyak orang yang mengaku berkepentingan dengan dunia radio. Lebih dari itu, pagelaran tersebut menjadi momen penting karena secara tidak langsung, saya masih bisa memberi kontribusi positif terhadap profesi yang begitu saya cintai, dunia siaran radio.

Meskipun telah memutuskan untuk gantung mike ( meminjam istilah gantung sepatu untuk dunia sepakbola ) beberapa bulan yang lalu, jujur saya tidak pernah benar – benar bisa lepas dari aktivitas cuap – cuap itu. Siaran, buat saya dan mungkin sebagian besar mantan penyiar, laksana candu. Menjauh darinya kadang membuat kita seperti sakaw.. :p

Tapi diluar itu, saya sadar bahwa hidup ini selalu menawarkan seribu satu kemungkinan. Diwaktu tertentu kita harus bisa menentukan jalan  terbaik untuk sebuah tujuan yang baik, termasuk keluar dari zona nyaman yang kadang terasa amat sulit. Sama sulitnya melupakan luka yang ditorehkan oleh seseorang #eh😀

Dan kecintaan saya yang teramat dalam dengan siaran radio itulah yang membuat saya tak banyak berpikir lagi ketika mendapatkan tawaran menjadi bagian dari acara Indonesian Radio Awards yang biasa disingkat IRA. Jujur, nominal yang diperlihatkan waktu itu menjadi pertimbangan kesekian kali. ( padahal kalau lagi bokek, honor sebagai PO tetap aja seperti oase ditengah padang pasir he..he.he.. )

Finally.. namanya juga lomba, ada yang menang dan ada yang kalah. Yang kalah belum tentu karyanya tidak berkualitas. Hanya saja pilihan terbaik dari yang terbaik tentu menjadi konsekuensi dari sebuah kompetisi. Bukankah kesuksesan itu tidak melulu harus diukur dari hasil tapi juga dari proses yang dilalui ?

Pun, juara dalam kompetisi ini bukanlah sebuah tujuan seperti layaknya pada dunia olah raga. Kemenangan mereka adalah kemenangan dari kreatifitas, inovasi, soliditas team work dan ketekunan. Kemenangan mereka adalah pengakuan bahwa dunia siaran radio tak sekedar menyapa lalu memperdengarkan lagu kesenangan pendengar. Bekerja di radio tak sekedar hobby tapi sejatinya adalah sebuah profesi yang harus ditekuni dengan sungguh – sungguh.

Indonesian Radio Awards ini adalah acara tahunan yang diprakarsai oleh sebuah lembaga nirlaba bernama Perhimpunan Pengembangan Media Nusantara ( PPMN ), institusi yang dengan segala itikad baiknya memberi apresiasi untuk seluruh insan penyiaran di Idonesia dengan tujuan akhir meningkatkan profesionalisme dan inovasi praktisi penyiaran.

Adapun untuk tahun ini, para juara Indonesian Radio Awards adalah.. creng creng ..

Jusuf Ronodipuro Award (Feature Jurnalistik)

  • Birahi di Balik Jubah Habib – Nur Azizah, KBR68H Jakarta ( Juara 1 )
  • Segenggam Keadilan untuk Perempuan Penyintas – Mellie Cynthia, KBR68H Jakarta ( Juara 2 )
  • Sekolah Memaksaku Beragama – Muhammad Irham, KBR68H Jakarta ( Juara 3 )

Niki Kosasih Award (Drama Radio)

  • Sang Kanjeng – Fahmi Irwansyah, Radio Retjo Buntung Yogyakarta (Juara 2)
  • Awan Hitam – I Made Yogi Astra, LPP RRI Denpasar (Juara 3)

Ken sudarto Award (kategori Iklan Layanan Masyarakat)

  • Mudik – Hakuhodo Indonesia ( Juara 1 )
  • Abdjad –   Aldy Dewandhana, Havas Adwork ! Indonesia (Juara 2)
  • Gratis SMS –  Doppy Catur Prasetya, Srengenge Culture Club Jogjakarta (Juara 3)

Ken sudarto Award (kategori Iklan Komersil)

  • Colokhan kabel – Dhanisa Nurfira, PT. Komunika Cergas Ilhami Jakarta (Juara 1 )
  • Sembunyi – Aldy Dewandhana, Havas Adwork ! Indonesia (Juara 2 )
  • Strepsils versi Narkoba – Aldy Dewandana, Havas Adwork ! Indonesia (Juara 3)

Ken Sudarto Award (kategori Promo Program)

  • Semanggi Suroboyo – Ahmad Fauzan, Radio Kota FM Surabaya ( Juara 2 )
  • Mbah Bolong Ngaji di Penjara – Windy Renitasari, Radio Kartika FM Jombang (Juara 3 )

Penghargaan Khusus Inovasi Program

  • Bagi Modal – Pandu A. Hamzah, Radio Kuningan FM (Juara 1)
  • Hits Without Violence – Junas Miradiarsyah, Radio Prambors FM (Juara 2)
  • Netizen Foto PR FM – Basith Patria, PR FM Bandung (Juara 3 )

Selamat berkarya kembali para broadcaster !!

Ini Panitia IRA 2012 yang cantik – cantik dan ganteng – ganteng :p

2 thoughts on “IRA 2012, nothing but the radio on

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s