Jekarda ?

Ya, saya harus jujur. Di Jakarta saya buta jalan. Ini istilah yang saya bikin sendiri untuk memperhalus kata UDIK yang patut disematkan untuk saya. Betapa tidak, gak ada satupun jalur angkutan, lokasi – lokasi strategis, apalah lagi tempat hiburan paling happening yang saya tau persis posisi dan keberadaannya di Jakarta. Tapi gak salah karena saya memang gak dilahirkan dan dibesarkan di ibu kota. Jadi udik bukanlah noda. Apaan sih ?😀.

Tapi apapun itu, saya dan anda yang dilahirkan di negara jamrud khatulistiwa ini, pastilah cinta dan bangga dengan ibukota  negara kita itu ? Iya dong.. Jakarta yang besar, Jakarta yang terus menggeliat, Jakarta yang gemerlap, Jakarta yang tak pernah mati dan Jakarta yang terus dibanjiri oleh manusia dari waktu ke waktu ( Mari melupakan seribu satu persoalan yang terus membelit ibu kota dan membuat sebagian besar penghuninya semakin kehilangan jati diri ).

Dengan maksud mencegah peristiwa memalukan, nyasar di jakarta., Setelah menumpang kereta api dalam perjalanan dari Bandung menuju ibu kota kemarin, taxi menjadi pilihan sesampainya saya di stasiun Jatinegara. Gak apa – apa mahal dikit, yang penting bisa sampai di tujuan dengan selamat dan aman. Dalam pikiran saya, taxi menjadi pilihan alat transportasi paling nyaman menuju rumah sodara yang akan saya tuju.

Dan betul juga, di taxi saya tak perlu merasakan sengatan matahari Jakarta yang kerap dikeluhkan orang. Lagu Marry You nya  Bruno Mars yang diputar oleh sebuah radio, ikut sukses memberikan nuansa tersendiri ditengah ruwetnya jalanan ibu kota. Saya masih saja asyik menikmati kesejukan Air Conditioner dalam ketika sebuah iklan sukses mengganggu kenyamanan saya dan membuat saya merenung beberapa saat. Ya iklan sebuah Show artis internasional yang akan berlangsung di beberapa kota, Salah satunya di Jekarda dan Jogjekarda. Ya begitulah iklan tersebut menyebut kota Jakarta dan Jogjakarta.

Maaf, saya memang suka nyinyir. Kenapa sih kita harus menyebut ibu kota kita tercinta itu dengan pelafalan Bule ?. Jakarta ini kan bukan ibu kota negara Inggris atau salah satu distrik di Amerika Serikat sana. Ini adalah ibu kota Indonesia yang memiliki bahas sendiri yaitu bahasa Indonesia yang sudah di ikrarkan oleh para pemuda kita 83 tahun lalu. Emang kalau kita nyebutnya biasa aja para bule sekalipun yang lagi dengar jadi gak ngeh ? nggak juga kan ?. Belum lagi fakta bahwa iklan itu diputarnya di radio – radio di Indonesia juga.

Tapi sudahlah, bukankah seluruh sektor – sektor penting dinegara kita ini memang telah dikuasai asing ? Sektor perbankan kita, 80 persen kepemilikannya dikuasai pihak asing. Sektor energi di negara kita 90 persennya dikuasasi asing, pun dengan bidang telekomunikasi yang kehadirannya sangat strategis itu, juga dikuasasi penanam modal asing hingga 90 persen. Belum lagi invasi budaya luar yang terus menyerbu masyarakat Indonesia yang dikenal memiliki adat istiadat yang unik dan beragam ini. Jadi mungkin kita tak perlu mempersoalkan penyebutan Jakarta itu dengan lafal JEKARDA !!  Saya maklum, apa sih yang belum diperjual belikan dinegeri ini ? mulai dari isi perut bumi, harga diri dan identitas kita kini, telah tergadai adanya. Selamat datang di Jekarda.. Eh, Jakarta !

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s