Alona ??

Akhir pekan kemarin dapat tugas wawancara Chintyara alona, lengkapnya Cut Chinthyara Alona. Pada tau nggak siapa dia ? baru denger ? sama, saya juga baru dengar pas produser menginformasikan tugas dadakan itu😀. Sebenarnya style interview saya terlalu kaku untuk wawancara dengan artis. Maklum, program acara yang kerap saya bawakan, lebih banyak ngomongin yang serius – serius. Tapi karena penyiar yang harusnya tugas sedang berhalangan, jadilah saya additional player.

Seperti biasa, berdasarkan standard operational procedure, mulailah saya mencari data – data tentang Alona. Dan saya dibuat kaget ketika om google mempertontonkan gambar – gambar yang membuat jantung lelaki normal seperti saya berdegup kenceng :p. Beberapa saat saya lupa untuk mencari informasi tentang alona dan malah sibuk liat – liat foto. he..he,. ( mudah2an Alona gak baca blog ini😀 ). Bayangin, film – film yang pernah dia bintangi, judulnya bernuansa “mengundang” semua, mulai dari PAKU KUNTILANAK,  KUTUNGGU JANDAMU,  DROP OUT,  SETAN BUDEG,  SUSUK POCONG dan HANTU BINAL JEMBATAN SEMANGGI.

Tapi tugas negara sudah menunggu, bagaimanapun saya harus mencari info sisi lain seorang Alona yang membuat interview saya bisa kelihatan edukatif dan produktif. Jujur akhirnya saya merasa tertantang untuk “mengemas” Alona yang untuk sebagian orang mungkin lebih dikenal sebagai bintang film panas menjadi sosok yang bisa memberi inspirasi, dan itu bukan tugas mudah. Citra kadang agak susah untuk diubah. Sungguh ini bukan untuk kepentingan Alona, ini bicara soal ruang publik yang semestinya di isi dengan hal – hal yang lebih bermanfaat untuk pendengar. Belum lagi fakta bahwa pendengar saya kadang teramat kritis untuk konten siaran yang terkesan “gak banget”.

Finally, Wawancara di mulai, dan alona yang menyelesaikan study nya di National University of Singapore ini adalah sosok yang cerdas. Dia mampu mengemukakan pendapat – pendapat nya dengan bahasa yang terstruktur dan simple. Spontan kami jadi nyambung dan sedikit menghilangkan pikiran – pikiran saya yang awalnya agak trouble.  Don’t judge a book by its cover. Dari interaksi kami selama 60 menit,  Alona tidaklah separah perespsi banyak kalangan. Dia adalah figur yang fight di mata saya, terlepas dari citra – citra menyimpang yang terlanjur tertanam di benak publik. Segala sesuatu yang dia inginkan, akan diperjuangkannya sekuat dan semampu dia. mulai dari menjadi model, bintang sinetron, bintang iklan dan saat ini menjadi produser rekaman dan memiliki perusahaan rekaman AMI Record.

Anyway, semua orang berhak menentukan jalan hidup dan cara mencapai tujuan hidupnya. Toh tiap individu memiliki sisi baik dan sisi buruk. Alona mungkin memilih cara yang kurang lazim, tapi bukankah manusia memiliki takdirnya masing – masing ? dan bukankah sesuatu yang terlihat baik belum tentu dalamnya baik ?

Di akhir wawancara Alona mengungkapkan hasratnya menggunakan jilbab, sebuah keinginan yang muncul setelah melakukan ibadah umroh pertengahan tahun 2010 lalu.  Obsesi berbusana muslim yang diakuinya belum bisa dia lakukan di tiap kesempatan. Apapun itu, Alona sadar bahwa dalam hidup kadang kita akan sampai pada suatu waktu dimana berubah adalah sebuah keharusan. GBU Alona !

Foto saya dan Alona sehabis wawancara, sengaja tidak ditampilkan, takut mengundang fitnah.😀

2 thoughts on “Alona ??

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s